Kelurahan Lubang Panjang merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Wilayah ini memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan masa kejayaan tambang batu bara di Sawahlunto.
🔹 Asal-usul Nama “Lubang Panjang”
Nama Lubang Panjang diyakini berasal dari keberadaan salah satu lubang tambang batu bara berukuran besar dan panjang yang berada di wilayah ini pada masa penjajahan Belanda. Lubang tersebut menjadi salah satu akses penting penggalian batu bara oleh perusahaan tambang Belanda, Ombilin. Lubang tambang ini bukan hanya panjang secara fisik, tetapi juga memiliki jalur bercabang yang menembus bukit-bukit di sekitarnya.
Sebutan “Lubang Panjang” yang awalnya digunakan secara informal oleh para pekerja tambang dan masyarakat setempat, akhirnya diresmikan sebagai nama wilayah kelurahan.
🔹 Perkembangan Wilayah
Pada masa awal, Lubang Panjang merupakan bagian dari pemukiman para pekerja tambang dan keluarganya. Setelah tambang-tambang mulai ditutup dan aktivitas tambang menurun di era reformasi, wilayah ini bertransformasi menjadi pemukiman masyarakat umum yang beragam profesi.
Dalam proses perkembangan administratif, wilayah ini kemudian ditetapkan secara resmi sebagai kelurahan melalui kebijakan Pemerintah Kota Sawahlunto seiring restrukturisasi wilayah kecamatan dan kelurahan.
🔹 Peran Strategis
Kini, Kelurahan Lubang Panjang berkembang menjadi wilayah yang strategis secara sosial dan geografis. Meskipun sisa-sisa tambang masih menjadi bagian dari sejarah dan identitas budaya, kelurahan ini mulai berbenah menjadi pemukiman modern dengan semangat kemandirian.
Berbagai program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat, penguatan UMKM, pelestarian budaya tambang, serta penataan lingkungan terus dilakukan untuk menjadikan Lubang Panjang sebagai kelurahan yang tangguh, lestari, dan berdaya saing.
Salah satu landmark penting di kelurahan ini adalah Kerkhoff Sawahlunto, sebuah pemakaman Belanda yang berusia lebih dari seratus tahun dan telah ditetapkan sebagai situs cagar budaya.
Kerkhoff Sawahlunto menjadi bukti sejarah keberadaan Belanda di Sawahlunto dan menarik perhatian wisatawan karena keunikan dan keindahan arsitektur makam-makamnya. Pemakaman ini juga memiliki nilai historis dan arkeologis yang tinggi, dengan beberapa makam yang masih terawat dan memiliki prasasti nisan yang dapat dibaca.
Kode pos untuk Kelurahan Lubang Panjang adalah 27424, dan wilayah ini terletak pada koordinat -0.6724415, 100.7668486 dengan elevasi 389 meter di atas permukaan laut .