Lubang Panjang, November 2025 — Dalam upaya meningkatkan status gizi balita, Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan selama 2 - 3 kali penimbangan. Kegiatan ini dilakukan selama 14 hari tanpa terputus. Pelaksanaan program Pemebrian Makanan Tambahan dilaksanakan oleh Puskesmas Sungai Durian bekerja sama dengan kader Posyandu Kelurahan Lubang Panjang.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 1 November hingga 14 November 2025, dengan sasaran utama sebanyak 22 (dua puluh dua) orang balita yang terdeteksi mengalami stagnasi berat badan berdasarkan hasil penimbangan rutin di Posyandu.
Menurut pihak Puskesmas Sungai Durian, kegiatan PMT ini merupakan langkah tindak lanjut dari pemantauan pertumbuhan balita yang dilakukan setiap bulan. “Apabila balita tidak naik berat badan selama dua kali penimbangan berturut-turut, maka diberikan intervensi berupa makanan tambahan bergizi untuk membantu memperbaiki status gizinya,” ungkap salah satu petugas gizi Puskesmas.
Pemberian makanan tambahan dilakukan setiap hari selama 14 hari berturut-turut, dengan menu yang telah disesuaikan oleh tenaga gizi agar memenuhi kebutuhan energi dan protein balita. Jenis makanan yang diberikan meliputi bubur kacang hijau, telur, sayur, dan lauk pauk bergizi lainnya, yang diolah secara higienis oleh kader Posyandu.
Lurah Lubang Panjang menyampaikan apresiasi kepada para kader yang telah berperan aktif dalam mendukung program ini. “Kami sangat mendukung kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesehatan anak-anak di wilayah kami. Semoga dengan kegiatan ini, balita di Kelurahan Lubang Panjang dapat tumbuh sehat dan terbebas dari masalah gizi,” ujarnya.
Selain pemberian makanan tambahan, kader Posyandu juga melakukan pendampingan kepada orang tua balita mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang, pemberian ASI, serta pemantauan berat badan secara rutin di Posyandu.
Program PMT ini diharapkan mampu mencegah terjadinya kasus gizi buruk atau stunting di wilayah Kelurahan Lubang Panjang serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.